Proses Pembangunan Jembatan Layang Sehingga Bisa Melayang

Spread the love

Original thread by Tri Aditha Nugraha (@TriAditha)

Pernah memperhatikan Jembatan Layang yang sedang dibangun untuk LRT, Tol atau Jalan?
Seperti apa alur prosesnya dan bagaimana kok bisa melayang .. yuk kita bahas.

?Sebuah Tautan

Proses Pembangunan Jembatan Layang Sehingga Bisa Melayang

~ Sebelumnya membatasi topik ini spesifik untuk Jembatan dengan Segmental Box Girder dan Metode Balance Cantilever. Di thread dijelaskan juga pengertiannya.


Pertama kita pahami dulu yah, bagian2 jembatan ada apa aja.
Kita mulai dari “Tiang Penyangga” dulu. Secara general terdiri dari :
– Pier Head
– Pier
– Pile Cap
– Pile Foundation


Pier Head – Ini sebagai dudukan “si balok” jembatan (atau box girder)

Pier – Tiang utama yang nantinya menyalurkan beban ke pondasi, pier bentukannya bisa bermacam tergantung kebutuhan, ada yang Single ada yang Frame terdiri dari 2 tiang atau lebih.


Pile Cap – Kepada pondasi untuk menyatukan integritas pondasi supaya nantinya penyebaran beban merata ke pondasi.
Pile Foundation – Pondasi untuk distribusi beban


Nah terakhir adalah Girder Jembatan. Komponen struktur jembatan yang membentang dari tiang ke tiang. Dimana yang kita bahas menggunakan Segmental Box Girder (gbr kiri). Karena ada juga menggunakan “Long Span I-Girder” (gbr kanan)


Lalu bagaimana alur prosesnya … selayaknya seperti bangunan semua dimulai dari Struktur bawah kemudian Struktur atas. Secara berurutan.
Pondasi -> Pile Cap -> Pier -> Pier Head -> Girder


Selanjutnya kita fokus lagi untuk detail metode pemasangan Girder-nya.
Kita jelasin dulu apa itu Box Segmental Girder.

Biar kebayang kita kasih fotonya dulu dibawah.


Box Segmental Girder itu pada dasarnya beton pracetak yang di buat dulu di tempat fabrikasi kemudian dibawa ke site dan kemudian dipasang pada jembatan.
*kamu bisa bayangkan seperti lego

Baca Juga  Didiskusikan Pertanyaan Ini Dengan Pasangan Sebelum Menikah!


Nah pada proses pemasangan aka dibutuhkan “Launching Gantry” untuk mengangkatnya.


Terus kembali lagi … Kok bisa sih melayang kayak digambar ?
Ada 2 kata kunci dalam metode desainnya :
– Balance Cantilever
– Post Tensioning

kita jelaskan satu persatu.


BALANCE CANTILEVER
Kita analogikan orang yang sedang memikul dua ember kosong. Nantinya ember ini diisi air dari ember kecil secara berkala.


kalo kita memaksakan pengisian air dari satu sisi. Tentu jadinya kamu condong berat sebelah dan terjungkal.


Nah tentu beda klo kita mengisi air tersebut secara seimbang. Tentu badan akan lebih stabil untuk menopang beban yang ditambah.


Konsep dasar tersebut yang diterapkan dalam metode konstruksi di Jembatan layang Balance Cantilever. Dimana segmen di pasang satu persatu dari sisi yang berbeda secara seimbang.


POST TENSIONING
Lalu gimana menyatukan segmen2 jembatannya ?
Ada namanya Post Tensioning pada jembatan dengan menggunakan Kabel Tendon. Menyatukan integritas semua box segmen.


Kabel Tendon ini ditarik dengan sebuah alat namanya “Hydraulic Jack”.


Jadi kalo bisa analogikan seperti gelang/kalung manik-manik. Manik-manik yang terpisah disatukan oleh sebuah tali dan ditarik. Maka akan jadi satu kesatuan kalung.


—- Sekian —-
Kalau kalian tertarik dengan dunia konstruksi boleh di follow yah …
Sharing informasi dan cerita pengalaman di Infrastruktur, bangun rumah, Jalan, Tunneling, Offshore, dan semua yang terkait di bidang Teknik Sipil.

Rangkuman Thread Personal untuk – Metode Konstruksi ? – Karir Teknik Sipil ? – Infrastruktur ? – Informasi / Topik terkait diantaranya ? dan silahkan gue terbuka buat teman-teman yang tertarik untuk diskusi di bidang ini ….

https://twitter.com/TriAditha/status/1295924281407225856

Tambahan untuk pendetailan kabel tendon yg dipasang pada girder.

Sebagai tambahan, bahasa awamnya masing-masing section disambung pakai “lem” terus diikat pakai kawat gede satu sama lain, ditarik kenceng terus dikunci di ujung setiap section. Melayang deh https://twitter.com/triaditha/status/1525038568384516098

Baca Juga  Tips Investasi Reksadana


https://twitter.com/ken_manullang/status/1525078354512482304

Aspek HSE dan reinstatement proses konstruksi

Hal yang paling sulit untuk dilakukan dalam pembangunan jembatan kayak gini adl jagain supaya jalan di bawahnya ga kotor dan berlubang. https://twitter.com/TriAditha/status/1525038568384516098

https://twitter.com/em_er_zet/status/1525039608295485440

Alasan Box Girder itu berlubang sebenernya untuk mengurangi beban jembatan itu sendiri. Sebagai salah satu optimasi dalam desain.

@TriAditha Masih bingung. Fungsi lubang itu untuk apa ya?


https://twitter.com/ridwan_gembes/status/1525102912455577600

Kapasitas pada Girder itu bukan dari Tendon (Tension) saja, tapi juga dari Beton (Compression). Klo dalam hubungan balok itu ada Compression-Tension dalam menentukan kekuatan. Seberapa besar kekuatan tendon itu yg dirancang engineer dihitung dari beban.

@TriAditha Kalo gelang manik2 kan kita tahu itu ringan ya.. Jadi bisa paham. Mungkin bisa dijelasin untuk kabel tendon itu sebenernya mampu menahan beban seberapa besar> Karena sepanjang bentangan kan kekuatan bergantung pada kabel tendon kan? CMIIW.

https://twitter.com/tara_tr/status/1525153578100600832

Spread the love

Leave a Reply