Apa Itu PTSD? Semua Orang Bisa Mengalaminya lohh

Original thread by Ezra Putranto (@ezra_putranto)

Hello! Adult clinical psychologist here. Ikut nimbrung, ya.

PTSD biasanya dikaitkan dengan veteran perang, namun, PTSD adalah gangguan stres pascatrauma yang bisa dialami siapapun.

Trauma itu bisa datang dalam bentuk pelecehan seksual, bencana alam, PHK, dll.

[a thread]

 

Iya, hypersex salah satu tanda PTSD. Sex bebas sana sini sama pasangan random apalagi kalo unprotected juga tanda2 selfharm.

Emang belum umum dibahas tapi udah mulai banyak jurnal yg ngangkat masalah ini


Apa Itu PTSD? Semua Orang Bisa Mengalaminya lohh


— QRT https://twitter.com/tapihanyadibaca/status/1609436721548263425

Gangguan hiperseksual diusulkan untuk masuk ke DSM-V, namun ditolak karena tidak cukup bukti dan berpotensi disalahgunakan dalam pengaturan hukum.

Namun, gangguan ini termasuk dalam ICD-11 sebagai “gangguan perilaku seksual kompulsif” dalam bagian gangguan impulsif.


Hiperseksualitas juga mungkin sering menjadi gejala gangguan klinis lain.

Yuk, bahas studi kasus dari jurnal:
Hypersexual Behavior as a Symptom of PTSD: Using Cognitive Processing Therapy in a Veteran with Military Sexual Trauma-Related PTSD (Larsen, 2018)


TW: PELECEHAN SEKSUAL

Sam, seorang pria kulit putih berusia 60-an adalah mantan veteran Angkatan Laut era Perang Vietnam.

Dia pernah mengalami pelecehan seksual di masa kecil dan kembali mengalami lagi saat bergabung di militer.


Menurut Sam, Military Sexual Trauma (MST) punya dampak lebih besar dibanding pelecehan yang dialami saay kecil. Dia menjadi depresi, kesepian, dan mudah emosional.

Meskipun begitu, dia dapat bekerja di militer sampai lebih dari 30 tahun dan menikah.


Namun, karena pernikahannya menjadi kurang intim secara seksual, dia merasa tidak puas. Setelah pensiun, dia punya banyak waktu luang dan sering memikirkan trauma yang dipendam.

Dia masturbasi sampai 8 jam setiap harinya dan merasa tidak punya kontrol atas dirinya sendiri.

Baca Juga  Beberapa Tips Untuk Meningkatkan Skill Note-Taking Kamu

Hubungan dengan istrinya memburuk. Dia selingkuh dari istrinya. Dia juga meragukan orientasi seksualnya dan berhubungan seks dengan pria dan individu transgender. Namun dia tidak pernah merasa puas.


Psikolog yang menangani melakukan screening PTSD, Sexual Addiction, dan Sexual Symptom. Hasilnya, gejala PTSD yang dialami yang berada di bawah ambang batas tetapi memengaruhi hidupnya secara signifikan. Dia juga memenuhi kriteria hiperseksual.


Menurut Sam, dia menggunakan pornografi untuk mengalihkan dirinya dari pikiran tentang trauma. Meskipun gejala PTSD nya berada di bawah ambang batas untuk didiagnosis, dia menyalahkan diri atas pelecehan seksual yang dialaminya.


Perilaku hiperseksual Sam berfungsi sebagai teknik penghindaran, membantunya untuk tidak memikirkan atau merasakan hal-hal yg menyakitkan.

Tentu, tidak semua penyintas kekerasan seksual mengalami hal ini. Bentuk trauma manifestasinya bisa berbeda.


Jika kamu atau orang terdekatmu mengalami hal ini, segera cari bantuan kesehatan mental, ya ?

Saat ini saya bergabung di biro psikolog http://Bicarakan.id

Jika, kamu ada keluhan dan mencari psikolog bisa book lewat link berikut https://application.bicarakan.id/counselor/70c207cc-58af-428a-9eee-f57c95f6b02e

Leave a Reply